Selasa, 04 Maret 2014

Susu Formula Tingkatkan Risiko Obesitas Bayi

TEMPO.CO , Jakarta: Utah – Susu formula disenyalir ikut berperan dalam meningkatkan risiko obesitas pada bayi. Ben Gibbs, profesor sosiologi di Universitas Brigham Young, Utah, Amerika Serikat mengatakan bayi yang mengonsumsi susu formula akan kesulitan mengatur pola makan di kemudian hari. Apalagi ibu yang mengukur porsi susu bayi dalam botol cenderung melebihi kebutuhan bayinya.

“Secara khusus, bayi yang tidur dengan sebotol susu formula memiliki tingkat 30 persen lebih tinggi dari obesitas pada usia 2 tahun,” tulis Daily Mail mengutip pernyataan Gibss, Selasa, 28 Mei 2013. Gibss mempelajari 8.000 ibu yang memberikan ASI dan susu formula pada bayinya yang berusia 9 bulan.

Pada saat evaluasi di usia 24 bulan (2 tahun), ternyata sebagian besar bayi yang diberi susu formula mengalami obesitas.  Menurut Gibbs, ketidaktepatan porsi membuat bayi terbiasa dengan porsi besar. Pola makan mereka di kemudian hari pun tak baik karena menuntut porsi besar.  Adapun pada porsi ASI bagi bayi terhayat lebih tepat diberikan oleh ibu.

Namun, Gibbs mengatakan bayi yang minum susu botol pada malam hari tak selalu tumbuh menjadi bayi obesitas.  Penelitian ini ingin menunjukkan, obesitas tidak hanya terjadi karena faktor genetik dan biologi, tetapi juga dampak dari pola pemberian susu.

Dr Cynthia Mann, dokter anak di Hamden, Connecticut, menegaskan, bayi tidak harus diberi label 'gemuk' agar terlihat sehat. Gemuknya bayi bukanlah gemuk secara klinis, sebab bayi dilahirkan dengan lemak ekstra yang membantu menjaga mereka tetap hangat.

Dia menekankan, meskipun memberikan susu formula dapat menyebabkan kegemukan, bukan berarti orang tua harus membatasi asupan kalori bayi. Hanya saja, orang tua harus lebih waspada memberikan susu formula. Bagaimanapun juga, ASI tetaplah yang terbaik.

Bahaya Lemak Perut Visceral Fat Yang Harus Kita Hindari

Lemak perut selain membuat tubuh terlihat tidak menarik ternyata juga sangat berbahaya bagi kesehatan. Lemak perut merupakan salah satu lemak pada bagian tubuh yang sangat sulit untuk dihilangkan. Banyak orang yang mengeluhkan bahwa meskipun sudah melakukan aerobic dan ngegym namun tetap saja perut masih terlihat buncit, padahal lemak pada bagian tubuh lain sudah terkikis.

Memang bagi para pecinta olahraga dan diet, mengecilkan perut merupakan tantangan tersendiri. Anda bisa melihat di tempat-tempat pusat kebugaran mungkin jarang sekali Anda melihat seseorang yang benar-benar memiliki perut yang rata. Muungkin ada sebagian tapi kebanyakan masih memiliki perut yang buncit.

Bahaya Lemak Perut

Bahaya Lemak Perut
Mengapa lemak pada perut sangat susah untuk diatasi? Lemak perut memang memiliki struktur lemak yang berbeda dari bagian tubuh lainnya. Lemak perut memiliki jenis visceral fat, yang lokasinya berada diantara organ internal dan torso, oleh sebab itu sangat sudah untuk membakar dan melenyapkannya.

Tidak hanya orang yang memiliki tubuh gemuk saja yang memiliki timbunan lemak di perut, namun seseorang yang kurus juga dapat memiliki lemak di perut. Oleh sebab itu tidak heran jika seringkali banyak orang yang mengeluhkan kurang kurus meskipun sudah memiliki berat badan yang ideal.

Anda juga harus berhati-hati pada saat ingin menghilangkan lemak pada perut, karena sebenarnya pembakaran kalori berlebihan dan perubahan hormon, dapat menyebabkan beragam sakit perut. Oleh sebab itu tidak disarankan melakukan latihan otot perut dalam waktu yang lama.

Bahaya lemak perut

Lemak yang terdapat pada perut sudah jelas sangat berbahaya dari pada lemak pada bagian tubuh lain. Seperti yang dikutip dari vemale.com, jika lemak pada bagian tubuh lain masih dapat membantu supply oksigen, menyediakan energi, melindungi tubuh ketika terbentur atau jatuh, namun lemak perut atau visceral fat hanya akan mengikat organ internal, melekat di sana dan dapat menyebabkan penyakit yang masih berhubungan dengan penyakit jantung serta kanker.
Cara mengecilkan perut memang membutuhkan perjuangan dan kesabaran yang ekstra keras. Untuk dapat membasmi lemak perut, Anda dapat mengkombinasikan diet sehat dan olahraga secara rutin dan teratur setiap hari agar mendapatkan perut yang langsing ideal. 
Selain perut, cara menurunkan berat badan secara maksimal dapat Anda lakukan agar keseluruhan lemak yang ada pada tubuh Anda dapat terkikis. Dengan mengetahui bahaya lemak perut, diharapkan dapat semakin membuat Anda sadar tentang kesehatan dan dapat menjadi motivasi tersendiri untuk mengecilkan perut buncit. Semoga bermanfaat!