Sabtu, 01 Maret 2014

Ternyata Bahaya Obesitas = Bahaya Merokok


Merdeka.com - Seperti diketahui selama ini merokok adalah kebiasaan tidak menyehatkan yang dapat merugikan kesehatan. Merokok mempunyai dampak negatif yang besar sekali bagi kesehatan tubuh Anda. Racun dan zat kimia lainnya yang ada di dalam rokok akan mengendap di dalam tubuh dan lama-kelamaan dapat menimbulkan berbagai macam efek negatif seperti berbagai jenis kanker, sakit paru-paru, hingga sakit jantung. Belum lagi asap tembakau yang dihirup dapat merampas oksigen yang ada di dalam tubuh. Baik menjadi perokok aktif maupun perokok negatif, sama-sama menimbulkan bahaya bagi tubuh.

Lebih lanjut seperti dilansir dari huffingtonpost.com, ternyata obesitas mempunyai efek negatif sama seperti rokok yang Anda hisap. Obesitas akan meningkatkan sel-sel lemak berubah menjadi sel-sel kanker. Sebagai contoh orang yang mengalami obesitas, akan terjadi peningkatan hormon estrogen di dalam tubuhnya. Peningkatan ini dapat menimbulkan kanker payudara.

Selain itu obesitas juga akan memicu tingginya kolesterol di dalam tubuh. Kolesterol dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan dapat berujung dengan stroke.

Sayangnya, obesitas seakan menjadi epidemi sama seperti rokok. Obesitas terjadi karena pola hidup yang tidak sehat, sama seperti awal mulanya seseorang kecanduan merokok. Dan sama seperti orang yang kecanduan akan rokok, obesitas juga sulit untuk dihentikan. Padahal kedua hal ini sama-sama mempunyai efek yang buruk untuk kesehatan.

Oleh karena itu, ubah pola hidup Anda menjadi pola hidup yang sehat. Memang bukan sesuatu yang mudah pada awalnya, namun apabila Anda bertekad maka Anda dapat mewujudkan pola hidup sehat. Dan sebagai hasil akhirnya kualitas kesehatan Anda akan meningkat sementara bentuk badan yang menawan sebagai hasil dari pola hidup ini hanyalah bonus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar